Pancali [1] , mekar di tengah api suci Yadnya [2] suci tanda kelahiran pertiwi menyejukkan udara sesak penuh caci selaraskan gundah hati sanubari Pancali, Dewi Drupadi, selayaknya api Kehangatan, cinta kasih, luluhkan kerasnya hati Ketulusan, kemurnian hati, tiada lagi yang memiliki Keberanian, ketangguhanmu, selayaknya Dewi Kali [3] Kala amarahmu tersulut, tiada mudah mengakhiri Pancali kini terpuruk dalam bimbang Amarah bagai magma panas menggenang Pancali yang tangguh kini tiada berdaya Jatuh tertunduk di kaki Duryudana [4] Terjerat tanpa perlawanan Sukmanya tertusuk begitu kuat nan dalam tiada sanggup menghadapi kenyataan Semua beban terkulai di pundakmu Timbunan dustamu tiada terurus Siapa pemberani yang mampu membalut luka-lukamu sejukkan amarah jiwa raga hingga tulangmu kencangkan lunglai sukmamu abadikan ranum ragamu Pertiwi kini bak Pancali menjadi taruhan petinggi negeri Awan hitam pekat pagar-pagar tinggi n...